Salah satu sahabat banser sidoarjo (Ranting Suko), terperanjat saat memenangi undian pengajian umum di Pondok Pesantren Al-Marzuqi. Pada Ahad, 16 April 2017. Masih tidak percaya, Sutarno, 47 tahun. Segera meyakinkan salah satu sahabat yang duduk berdampingan, sebut Puji Atim mengangkat tangannya sembari menunjukkan sobekan tiket pengajian umum miliknya kepada panitia di atas panggung.
Sutarno tak sepatah kata pun berucap sampai panitia Pengajian Umum dan sponsor menyerahkan secara simbolis papan bertulisan hadiah atau door prize umrah. “Saya bingung sekaligus kaget. Senang sekali karena mendapat hadiah umrah, tapi juga bingung karena tidak tahu harus bagaimana nanti,” ujarnya.
Saat di panggung menerima hadiah, Sutarno (sahabat banser sidoarjo) didampingi sahabat banser lainnya turut merasakan bahagia. Suami Kasiah 52 tahun, merasa bingung dengan rezeki yang ia terima, karena sebelum peroleh hadiah anak berkepala dua tersebut tidak mengalami takwil atau isyarah dari mimpinya.
Dia mengaku tidak memiliki modal uang saku. “Ini untuk tabungan sepeserpun belum ada dana sama sekali, bagaimana mau mikir umrah. Bagaimanapun, ke Tanah Suci juga harus pakai uang saku,” tuturnya.
Ekspresi gemetar bercampur bahagia masih menyelimuti Sutarno, dia menambahkan dalam mengemban tugas pengepaman sebagai seorang banser bukanlah hal yang sepele dan remeh, kita ini pengawal para ulama’ dan kyai. Maka butuh kesiapan mental secara pribadi, mas”, tutur penjual air PDAM ketika di temui Tim Cyber PAC Sidoarjo Kota.
Kegembiraan Bapak Sutarno
Namun Sutarno dan keluarganya merasa lega setelah mendapat penjelasan dari pihak PT Al-Amanah Wisata Umroh dan Haji selaku sponsor kegiatan pengajian umum dalam rangka memperingati Haul PP. Al-Marzuqi Sumput, Sidoarjo. Pihak travel memastikan bahwa semua akomodasi akan ditanggung.
“Hadiahnya gratis sama sekali. Silakan persiapkan diri dan spiritual saja karena kesempatan seperti ini (umrah) tidak semua beruntung,” ucap Anton dan Dian Nofita.
Acara Pengajian Umum ini menjadi bagian yang mewarnai kemeriahan di bulan Rajab, dalam menyongsong bulan suci Ramadhan. Pengisi ceramah pada acara inti tersebut yaitu oleh KH Marzuqi Mustamar, kelahiran Blitar, 22 September 1966.